Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1

28 Januari, 2009

Membuang racun dengan khelasi


Tanpa disadari, dalam kehidupan sehari-hari kita menyerap racun dari polusi udara, bahan kimia dalam makanan dan minuman, obat-obatan, serta kosmetika yang tidak terpikirkan oleh kita.
Semakin lama, seiring dengan perjalanan waktu jumlah racun di dalam tubuh pun akan bertambah. Akumulasi racun yang bertahun-tahun itu dapat melemahkan daya tahan tubuh, menurunkan fungsi natural detox tubuh dan akan menyebabkan munculnya berbagai penyakit mulai dari alergi hingga kanker.
Apabila tidak melakukan pola hidup sehat terutama bagi orang-orang yang tinggal di kota besar atau di kawasan industri yang lingkungannya tercemar, dapat memperburuk tingkat kesehatan.
Pencemaran lingkungan itu dapat berasal dari asap kendaraan, asap pabrik, buangan limbah pabrik, residu pemakaian bahan pestisida pada sayur-sayuran dan buah-buahan, makan ikan dari laut yang tercemar atau memakai kosmetika yang mengandung merkuri.
Banyak faktor yan menyebabkan unsur logam berat dapat masuk ke dalam darah. Jika jumlah logam berat di dalam darah melebih dari batas toleransi tubuh, akan dapat menyebabkan kesehatan menurun.
Seiring dengan kemajuan teknologi, kini banyak ditawarkan terapi untuk membantu pembuangan bahan beracun dari dalam tubuh (detox) dan meningkatkan fungsi detox alami yang dilakukan oleh ginjal, paru-paru, hati, darah dan sistem pembuangan.
Ada beberapa pilihan detox seperti hydrocolon therapy (membuang racun di dalam usus besar), coffe enema (mengeluarkan racun yang terdapat di dalam hati), ozone therapy atau chelation theraphy.
Chelation theraphy (terapi kelasi) berfungsi untuk membuang logam berat dalam darah. Logam berat beracun itu dapat berupa arsenik, timbal hitam, cadmium, aluminium, uranium, antimony, beryllium, dan merkuri.
Menurut penelitian, logam berat dalam jumlah kecil dibutuhkan oleh tubuh, tetapi dalam jumlah besar akan menyebabkan keracunan yang dapat mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh dan rusaknya organ dan saraf utama.
Praktisi Clinique Suisse Jakarta dokter Catherine Tjahjadi mengatakan apabila kandungan merkuri banyak terdapat di dalam darah akan berdampak pda menurunnya kesehatan antara lain pada dermatitis pada pergelangan tangan dan kaki, sering sakit kepala, rambut rontok, iritasi kulit, keseimbangan, ginjal, sistem saraf, rasa gatal-gatal di sekitar bibir, sensasi kebakaran pada tangan dan kaki, tidak terkontrol atau merasa was-was.
Sumber logam berat itu antara lain berasal dari beberapa pestisida, pabrik baterai, campuran tambal gigi, ikan yang tercemar, limbah kimia, pembakaran bahan bangunan industri, beberapa fungisida, krim pemutih kulit, kamar gelap foto, industri elektronik, beberapa obat, sejumlah vaksin.
Untuk mendiagnosis kadar logam berat di dalam tubuh, kata Catherine, dapat dilakukan dengan tes rambut, atau tes darah.

Membuang logam berat

Terapi khelasi, kata Catherine, dapat membuang logam berat beracun di dalam darah dan juga plak yang menyumbat pembuluh darah, sehingga dapat menjadi alternatif bagi orang-orang yang mengalami penyempitan pembuluh darah yang berpengaruh pada penyakit tekanan darah tinggi ataupun penyakit jantung koroner.
"Terapi khelasi dapat menjadi alternatif baru tanpa operasi untuk penyempitan pembuluh darah jantung," ungkap Catherine.
Proses terapi tersebut, katanya, sama seperti melakukan infus yang di dalamnya terdapat bahan ethylenediaminetetra-acetic acid (EDTA), vitamin C, mineral dan trace element yang berfungsi sebagai agen pengikat untuk mengeluarkan kotoran metabolik dan racun metal dari tubuh dan dibuang melalui urin dan feses.
"Agen pengikat ini akan diracik sesuai kebutuhan masing-masing individu dan dimasukkan ke tubuh secara vit drips," kata Catherine.
ebelum melakukan terapi tersebut, dilakukan hair analysis atau urine heavy metal test untuk mengetahui berapa kadar logam berat yang terdapat di dalam tubuh pasien.
Tujuan tes itu juga untuk menentukan jumlah komposisi bahan pengikat yang akan dipakai untuk membuang bahan beracun itu. Terapi itu tidak hanya dilakukan satu kali, tapi juga beberapa kali bergantung pada banyak atau sedikit jumlah logam beracun yang akan dibuang sampai pada batas toleransi tubuh.
Di luar negeri, menurut Chaterine, terapi khelasi sudah dilakukan sejak 10-20 tahun lalu. Sementara itu, di Clinique Suisse Jakarta, klinik yang berada di bawah Clinique Suisse Singapura itu memberikan pelayanan terapi khelasi sejak 2007. Terapi tersebut, bisa dilakukan untuk semua umur, tapi dianjurkan untuk usia 17 tahun ke atas.

Reni Efita Hendry Bisnis Indonesia

26 Januari, 2009

FAKTOR PENYEBAB SERANGAN JANTUNG

Serangan jantung adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (myocardium) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke situ. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner terblokade selama beberapa saat, entah akibat spasme - mengencangnya nadi koroner - atau akibar pergumpalan darah - thrombus. Bagian otot jantung yang biasanya di pasok oleh nadi yang terblokade berhenti berfungsi dengan baik segera setelah splasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi. Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dalam beberapa jam saja dan bagian otot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.

Gejala-gejala serangan jantung untuk setiap orang bisa berbeda. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak di bagian tengah dada. Kadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan, atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali. Dalam hal ini, satu-satunya cara yang memungkinkan terdeteksinya sebuah serangan jantung adalah ketika harus menjalani pemeriksaan ECG untuk alasan lain yang mungkin tidak berkaitan. Di pihak lain, serangan jantung mungkin menghadirkan rasa nyeri paling buruk yang pernah dialami - rasa sesak yang luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan atau perut. Bisa juga mengucurkan keringat panas atau dingin, kaki terasa sakit sekali dan rasa ketakutan bahwa ajal sudah mendekat. Juga mungkin merasa lebih nyaman bila duduk dibanding bila berbaring dan mungkin nafas begitu sesak sehingga tidak bisa santai. Rasa mual dan pusing bahkan sampai muntah, bahkan yang lebih para yaitu ketika sampai kolaps dan pingsan.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pola hidup seseorang sangat berperan dalam meningkatkan risiko terkena serangan jantung, seperti tekanan darah yang tinggi, kadar kolesterol yang tinggi, kebiasaan merokok, dan juga jarang berolahraga. Sedangkan faktor risiko lainnya dapat berupa gangguan diabetes, kegemukan, riwayat keluarga yang terkena penyakit jantung koroner (PJK), stress, usia, dan jenis kelamin.

Pengendalian terhadap faktor-faktor risiko tersebut akan membantu seseorang terhindar dari aterosklerosis dan juga serangan jantung.

Tekanan darah tinggi
Menurut WHO, tekanan darah normal pada orang dewasa adalah maksimum 140/90 mmHg. Apabila tekanan darah seseorang di atas nilai tersebut pada beberapa kali pengukuran di waktu yang berbeda, maka orang tersebut dapat dikatakan menderita hipertensi. Penderita hipertensi memiliki risiko yang lebih besar untuk terkena serangan jantung dan stroke.
Kadar kolesterol yang tinggi?

Kolesterol yang tinggi dalam darah akan mempercepat terjadinya aterosklerosis. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar kolesterol yang tinggi merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan terjadinya PJK. Perlu diketahui, kadar kolesterol yang baik bagi orang dewasa adalah tidak lebih dari 200 mg/dl.

Mereka yang memiliki kadar kolesterol 240 mg/dl memiliki risiko dua kali lipat untuk terkena PJK dibandingkan mereka yang kolesterolnya di bawah 200 mg/dl. Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi seperti sea food, kuning telur, susu jenuh, dan es krim ternyata dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Sedangkan minyak ikan, minyak jagung, dan minyak bunga matahari merupakan bahan makanan yang baik untuk kolesterol karena mampu meningkatkan kolesterol "baik" (HDL) dalam darah. Jenis lemak lainnya dalam darah yaitu trigliserida. Kadar trigliserida yang baik adalah kurang dari 200 mg/dl. Trigliserida berasal dari lemak jenuh hewani dan nabati seperti kacang-kacangan, santan, coklat, nasi, roti, dan gula.

Kebiasaan Merokok

Mereka yang mempunyai kebiasaan merokok sangat berisiko untuk terkena PJK karena :
  • Merokok dapat mempercepat terjadinya aterosklerosis melalui iritasi pada dinding pembuluh darah sehingga memudahkan terjadinya endapan kolesterol.

  • Menurunkan kadar kolesterol "baik" (HDL).

  • Mempermudah terjadinya pembekuan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan serangan jantung.
Jarang berolahraga

Penelitian memperlihatkan bahwa olahraga (seperti aerobik) yang teratur dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung, meningkatkan kemungkinan hidup apabila terkena serangan jantung, dan mengurangi risiko kematian yang mendadak.

(Informasi diperoleh dari WHO Indonesia dan beberapa sumber lainnya.)

25 Januari, 2009

ASMA PENYEBAB KEMATIAN TERBESAR KELIMA


[JAKARTA] Penyakit asma termasuk lima besar penyebab kematian di dunia, yaitu mencapai 17,4 persen. Sementara di Indonesia, penyakit ini masuk dalam sepuluh besar penyebab kesakitan dan kematian. Wajar bila wadah organisasi profesi dan non-profesi yang bergerak dalam bidang penanggulangan asma di Indonesia, Dewan Asma Indonesia (DAI), resmi diluncurkan pada Rabu (14/11).
''Tujuan dari pendirian DAI adalah untuk berperan aktif membantu mewujudkan penyandang asma di Indonesia menjadi manusia yang sehat dan berkualitas,'' ujar Ketua DAI, Prof. Dr. Faisal Yunus PhD SpP(K) kepada pers, Rabu (14/11). Menurut Faisal, meskipun saat ini telah ada beberapa organisasi maupun perkumpulan asma di Indonesia, namun masing-masing masih berjalan sendiri-sendiri.
Wakil Ketua DAI Prof. DR. Dr. Heru Sundaru menambahkan, keanggotaan DAI terdiri dari perwakilan dari berbagai organisasi yang bergerak dalam bidang asma. Oleh karena itu, kehadiran DAI sangat dibutuhkan agar dokter, tenaga kesehatan, lembaga swadaya masyarakat, lembaga profesi yang bergerak dalam bidang asma.
Saat ini, pedoman penanganan asma yang diterima secara umum di dunia adalah GINA (Global Initiative for Asthma). Namun, menurut Heru, ada beberapa hal khusus yang sulit untuk diterapkan di Indonesia sehingga menyebabkan penanganan asma tidak optimal. ''Oleh karena itu perlu adanya suatu pedoman sederhana yang mengacu pada GINA namun sesuai dengan karakteristik asma di Indonesia,'' jelasnya.


Penyakit asma berasal dari kata 'asthma' yang diambil dari bahasa Yunani yang berarti 'sukar bernapas'. Penyakit asma ditandai dengan tiga hal, antara lain mengkerutnya saluran napas, pembengkakan, dan pengeluaran lendir yang berlebih pada saluran napas. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penderita asma di dunia diperkirakan mencapai 300 juta orang dan diperkirakan meningkat hingga 400 juta pada tahun 2025. Jumlah ini dapat saja lebih besar mengingat asma merupakan penyakit yang underdiagnosed. ''Buruknya kualitas udara dan berubahnya pola hidup masyarakat diperkirakan menjadi penyebab meningkatnya penderita asma,'' keluh Faisal.
Hasil penelitian International Study on Asthma and Alergies in Childhood pada tahun 2005 menunjukkan, di Indonesia prevalensi gejala penyakit asma melonjak dari sebesar 4,2 persen menjadi 5,4 persen. Selama 20 tahun terakhir, penyakit ini cenderung meningkat dengan kasus kematian yang diprediksi akan meningkat sebesar 20 persen hingga 10 tahun mendatang. WHO memperkirakan di tahun 2005 terdapat 255 ribu penderita meninggal dunia karena asma.
Menurut Faisal, tingginya angka kematian akibat asma banyak disebabkan oleh kontrol asma yang buruk serta sikap pasien dan dokter yang seringkali meremehkan tingkat keparahan. ''Padahal asma yang tidak terkontrol dapat membatasi kualitas hidup secara drastis,'' ingatnya. [eye]

(Artikel bersumber dari Republika Online, Jumat, 15 November 2007).

Kiat Aman Mengosumsi Suplemen Herbal

Tentang Kesehatan

Bila Anda berminat mengonsumsi suplemen herbal, usahakan:- Pilih produk suplemen yang sudah terstandardisasi. Umumnya pada kemasan akan terlihat tanda yang menunjukkan produk telah distandardisasi oleh otoritas yang berwenang. Standar ini mencakup pengujian produk untuk keseragaman, kebersihan, dan bebas dari kontaminan lingkungan seperti timbal, merkuri, atau obat-obatan. Jangan berasumsi bahwa semua produk herbal yang ada di pasar itu aman.- Hanya pilih produk yang mencantumkan secara jelas kandungan atau komposisi pada kemasannya. Sebaiknya pilih produk herbal tunggal.- Berhati-hati dengan klaim yang terlihat too good to be true. Bila menghadapi iklan yang berlebihan, dengarkan saja kata hati Anda. Yang perlu Anda ingat, tidak ada satu pun suplemen herbal yang bisa mengatasi penyakit dengan spektrum luas.Selain itu, masih ada sejumlah batasan. Mereka dengan kondisi ini dianjurkan untuk menghindari penggunaan suplemen herbal:
  • Sedang mengonsumsi obat dokter atau obat bebas.Sejumlah herbal bisa menyebabkan efek samping yang serius kalau digabungkan dengan obat resep dokter dan obat bebas seperti aspirin, pengencer darah, atau obat antihipertensi.
  • Sebaiknya mendiskusikannya dengan dokter terlebih dulu bila ingin mengonsumsi suplemen herbal. Tentu akan lebih baik jika dokter tersebut juga memahami tentang herbal. Dokter akan memberi saran apakah: Herbal yang ingin Anda konsumsi memiliki efek samping yang berpotensi membahayakan atau tidak, Herbal tertentu cocok dengan status kesehatan Anda saat ini.
  • Sedang hamil atau menyusui. Sebaiknya tidak mengonsumsi obat apa pun, baik obatresep, obat bebas, ataupun herbal, kecuali dokter Anda menyetujuinya. Obat-obatan yang mungkin aman bagi orang dewasa, bisa saja membahayakan janin atau bayi Anda.
  • Akan menjalani operasi. Banyak suplemen herbal bisa memengaruhi keberhasilan tindakan pembedahan. Beberapa bisa jadi mengurangi efektivitas anestesi atau menyebabkan komplikasi seperti perdarahan atau tekanan darah tinggi. Jelaskan kepada dokter atas herbal yang sedang atau akan Anda konsumsi.
  • Usia kurang dari 18 tahun atau lebih dari 65 tahun. Baru sedikit suplemen herbal yang telah melalui proses uji klinis pada anak atau menetapkan dosis aman bagi anak-anak.
[Sumber: Senior]

24 Januari, 2009

Khasiat Mengkudu


Riset Medis Tentang Mengkudu
Riset medis tentang Mengkudu dimulai setidaknya pada tahun 1950, ketika jurnal ilmiah Pacific Science melaporkan bahwa buah Mengkudu menunjukkan sifat anti bakteri terhadap M. pyrogenes, P. Aeruginosa, dan bahkan E. coli yang mematikan itu.

Studi dan penelitian tentang Mengkudu terus dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian dan univer­sitas. Sejak tahun 1972, Dr. Ralph Heinicke, ahli biokimia terkenal dari Amerika Serikat mulai melakukan penelitian tentang alkaloid xeronine yang terdapat pada enzim bromelain (enzim pada nenas), dan kemudian menemukan bahwa buah Mengkudu juga mengandung xeronine dan prekursornya (proxeronine) dalam jumlah besar. Xeronine adalah salah satu zat penting yang mengatur fungsi dan bentuk protein spesifik sel-sel tubuh manusia.

Tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan bahwa beberapa peneliti dari Keio University dan The Institute of Biomedical Sciences di Jepang yang melakukan riset terhadap 500 jenis tanaman mengklaim bahwa mereka menemukan zat-zat anti kanker (damnacanthal) yang terkandung dalam Mengkudu.

Lembaga-lembaga penelitian terkemuka di Perancis, Belanda, Jerman, Irlandia, Jepang, Taiwan, Austria, Kanada, dan bahkan National Academy of Sciences, sebuah pusat kajian ilmu pengetahuan nasional yang prestisius di Amerika Serikat telah melakukan berbagai penelitian tentang Mengkudu. Sementara itu, para peneliti di Uni­versitas Hawaii juga telah melakukan banyak riset tentang Mengkudu, diantaranya riset tentang aktifitas anti-tumor dan anti-kanker Morinda citrifolia yang dimuat pada sebuah jurnal ilmiah (Proc, West Pharmacology Society Journal, vol,37, 1994).

Survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 8000 pengguna sari buah Mengkudu dengan melibatkan 40 dokter dan praktisi medis lainnya menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu membantu pemulihan sejumlah penyakit, antara lain : kanker, penyakit jantung, gangguan pencernaan, diabetes, stroke, dan sejumlah penyakit lain yang ditunjukkan pada tabel berikut.

» Data di atas di sadur dari buku Liquid Island Noni(M. citrifolia ), The Tropical Fruit with 101 Medical Uses. » % tertolong adalah pasien yang mengalami peningkatan kesehatan atau merasakan adanya perubahan dalam tubuh mereka balk secara obyektif maupun subyektif setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Melalui riset intensif yang dilakukan oleh para ilmuwan di laboratorium, Mengkudu menunjukkan keunggulan yang luar biasa.Tanaman ini mengandung berbagai vitamin, mineral dan enzim, alkaloid, ko-faktor dan sterol tumbuhan yang terbentuk secara alamiah. Selain itu, daun dan akar Mengkudu mengandung asam amino utuh yang merupakan sumber protein utama.

Kadar air buah Mengkudu sekitar 52 persen. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui elemen apa Baja yang terdapat di dalam Mengkudu. Studi dan penelitian tersebut telah menunjukkan adanya zat-zat menarik di dalam sari buah Mengkudu, meskipun belum semuanya teridentifikasi. Baru pada tahun 1993, seorang peneliti (Helen Sim), dalam tesis masternya yang berjudul The Isolation and Characterization of A Fluores­cent Compound From The Fruit of Morinda citrifolia: Stud­ies on 5-ht Receptor System melaporkan adanya zat-zat di dalam buah Mengkudu yang tidak dikenal oleh dia maupun teman-temannya. Sebagian besar zat-zat tersebut berhubungan dengan kesehatan dan telah dibuktikan hanya terdapat di dalam buah Mengkudu.

Berikut ini adalah manfaat-manfaat lainnya dari buah Mengkudu yang sudah terbukti secara ilmiah.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Penyelidikan klinis yang dilakukan oleh Dr. Schechter (Institut Pengobatan Alami di California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan sari buah Mengkudu, di antaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menun­jukkan efek anti bakteri; mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.
Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada D.C. General Hospiial,USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalah-masalah yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Menormalkan Tekanan Darah
Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika melaporkan bahwa buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah menjadi normal.
Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).
Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA), Union Col­lege of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak kasus.
Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu, dan kembali normal bila mengkonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.

Melawan Tumor dan Kanker
Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah "Aktivitas Anti-tumor Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus." Dalam penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker). Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu mampu bertahan hidup 105 persen hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikus-tikus percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih). Studi ini diulangi beberapa kali dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat pertumbuhan tumor.

Setahun kemudian jurnal Cancer Letters (vol.3, tahun 1993) melaporkan penemuan zat anti kanker/damnacanthal dalam ekstrak Mengkudu yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengkonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita kanker hati dan pemhengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan. Selama 7 hari mengkonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut telah lenyap.
Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor. Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alat-alat peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.

Menghilangkan Rasa Sakit
Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah pengobatan tradisional, sehingga tanaman ini disebut "painkiller tree" atau "headache tree". Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi rasa sakit. Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikus­tikus percobaan (umumnya, semakin banyak digunakan, efek analgesiknya akan semakin kuat).
Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit. Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit.
Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Anti-peradangan dan Anti-alergi
Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, car-pal tunnel syndrome dan alergi dengan menggunakan scopoletin.
Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya. Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak terasa selama mengkonsumsi sari buah Mengkudu. Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk. Beberapa pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai makanan tambahan/suplemen, dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.

Anti-bakteri
Hasil penelitian yang dimuat darn jurnal Pacific Science (vo1.4, tahun 1950) melaporkan bahma Mengkudu mengandung bahan anti bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung masalah pencernaan. Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyehabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.
Mengkudu bersifat anti bakteri terhadap: Bacil­lus subtilis, Escherichicr coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysente­riae BH und III-Z, Staphylococcus aureus.
Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyehabkan sel-sel sakit karena derajat keasamannya (pH) meningkat. Dengan mengkonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh, sehingga meningkatkan kernampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.
Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)
Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh seopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin. Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak.
Di dalam otak, serotonin berperan sebagai neutrotransmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin. Sero­tonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan juga penyakit Alzheimer.

Mengatur Siklus Energi Tubuh
Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain; dapat menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.
Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki banyak energi setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Khasiat Utama
Riset tentang Mengkudu terus berkembang, baik dilakukan oleh para dokter maupun ahli botani dan ahli biokimia. Penelitian difokuskan pada komponen­komponen/susunan kimia yang dikandung Mengkudu dan efek terapetiknya terhadap berbagai macam penyakit.
Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel-sel jaringan tubuh yang rusak. Fakta yang menunjukkan bahwa Mengkudu dapat mengatur sel-sel pada tingkat dasar dan kritis itu mungkin dapat menjelaskan mengapa Mengkudu dapat digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan.
Para dokter di Amerika sudah memberikan banyak laporan tentang keberhasilan penggunaan sari buah Mengkudu terhadap pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New Jersey, USA) mengatakan, "kami mulai menyadari bahwa kita harus kembali pada hal yang mendasar dari tubuh kita. Apa yang dimaksud dengan metabolisme dalam tubuh adalah membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh."

Khasiat-khasiat Tambahan
Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengkonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:



  1. Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.

  2. Sistem pernapasan: Batuk,bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.

  3. Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.

  4. Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, dan masalah-masalah pada kulit lainnya.

  5. Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
    Gangguan menstruasi: Sindrom pramenstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.

  6. Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.

  7. Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetis, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, ganguan pada hormon tiroid.

  8. Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

Mengapa satu jenis tumbuhan dapat menyembuhkan begitu banyak jenis penyakit?
Riset ilmiah menunjukkan bahwa konstituen-konstituen di dalam buah Mengkudu memiliki khasiat untuk merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah, mengatur fungsi sel, regenerasi sel rusak dan menghambat pertumbuhan tumor. Fitokimia (zat-zat kimia alami yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan) memiliki khasiat untuk pencegahan penyakit dan kaya akan kandungan antioksidan. Mengkudu memiliki spektrum fitokimia yang sangat luas, beberapa diantaranya hanya terdapat di dalam Mengkudu. Fitokimia-fitokimia tersebut bersinergi satu dengan yang lain untuk menghasilkan khasiat penyembuhan yang mengagumkan.

Dr. Joseph Betz, peneliti kimia dari FDA (Food and Drug Association) divisi Natural Products Center For Good Safety and Applied Nutrition di Amerika mengatakan bahwa beberapa percobaan telah menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat menenangkan pergerakan otot dan mempunyai efek anti alergi.
Pada tahun 1992, Dr. Isabella Abbott, profesor botani dari Universitas Hawaii mengatakan bahwa Mengkudu semakin banyak digunakan orang untuk mengatasi diabetes, kanker, tekanan darah tinggi dan banyak penyakit lainnya.

(Sumber: Buku Sehat Dengan Mengkudu, Penulis Maria Goreti Waha, STP)

23 Januari, 2009

Hiperuricemia (Asam Urat Meningkat)


Hiperuricemia atau dalam bahasa awam dikenal dengan istilah asam urat meningkat adalah peningkatan abnormal dari kadar asam urat dalam darah. Nilai normal kadar asam urat dalam darah untuk pria dewasa berkisar antara 3,5 - 7,2 mg/dl dan untuk wanita antara 2,6 - 6,0 mg/dl. Pada orang tua nilai normal sedikit lebih tinggi. Asam urat berasal dari pemecahan atau metabolisme purine yang banyak terdapat dalam makanan yang kita makan sehari hari.


Penyakit yang bisa terjadi akibat dari peningkatan kadar asam urat dalam darah yaitu gout. Meskipun demikian, hubungan yang pasti antara gout dan hiperuricemia masih belum begitu jelas. Ada beberapa pasien dengan hiperuricemia yang ternyata tidak menderita gout, sebaliknya ada pula beberapa pasien yang kadar asam uratnya normal tapi menderita gout.
Gout merupakan suatu keadaan yang mana pada sendi sendi pasien terdapat penumpukan kristal asam urat sehingga menyebabkan sendi itu meradang (arthritis). Jadi salah satu yang menyebabkan peradangan pada sendi sehingga menimbulkan keluhan pada sendi adalah hiperuricemia. Saya sebutkan salah satu karena masih banyak sebab lain yang bisa menyebabkan gangguan serupa.


Hiperuricemia sebagian besar diderita oleh kaum laki laki, tapi ini menurut penelitian di Amerika, sementara data tentang penyakit ini di Indonesia masih sangat kurang. Mengapa laki laki lebih banyak? Seperti biasa, masih belum jelas.
Demikian artikel singkat saya tentang asam urat meningkat, mudah mudahan mulai saat ini anda lekas perhatikan kadar asam urat.

22 Januari, 2009

MENGENDALIKAN KOLESTEROL



Kolesterol dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit. Kolesterol yang tinggi tidak hanya dialami oleh orang yang bertubuh gemuk, tapi orang yang kurus tidak berarti kolesterolnya rendah. Ini juga dapat menimpa orang-orang yang masih muda. Berbagai kalangan umur, harus berusaha menjalani pola hidup yang sehat agar dapat menjaga kolesterol dalam darahnya tetap normal.
Dalam tubuh terdapat lemak terdiri dari kolesterol jahat yang biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Kolesterol normal dalam tubuh adalah 160-200 mg, maka penumpukan kandungan LDL harus dicegah agar tetap dalam keadaan normal. Berikut beberapa tips agar Anda dapat mengontrol kolesterol dalam darah.
DietKonsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng.
Konsumsi makanan berseratLebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.
Konsumsi antioksidanAntioksidan banyak terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, strawbery, pepaya, wortel, atau labu. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolesterol.
Hindari alkohol dan merokokDengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.
OlahragaBerolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal. [source: mymealcatering]